Manajemen Persija Jakarta enggan terburuburu mengenalkan 23 pemain anggota baru skuad Macan Kemayoran.
Klub asal Ibu Kota ini hanya ingin fokus membenahi kapabilitas mereka menghadapi Liga Super 2008/2009. Asisten Manajer Persija Ferry Indrasyarif mengatakan, pihaknya belum terpikir untuk launching. Mereka bahkan tak mengetahui kapan akan memperkenalkan Bambang ”Bepe” Pamungkas dkk. Mantan Ketua Umum Jakmania ini hanya menyerahkan keputusan itu kepada PT Persija.
”Saya belum berani menentukan, karena kebijakan itu sepenuhnya di tangan mereka. Saya pun tidak mengetahui apakah Persija akan launching tahun ini,” kata Ferry kepada SINDO kemarin. Belum ada kejelasan itu membuat skuad Macan Kemayoran diprediksi gagal melakukan pengenalan kepada publik. Padahal, Persija memiliki tradisi itu dan telah melakukan acara tersebut awal musim lalu di depan ratusan pendukungnya, Jakmania.
Bahkan, untuk urusan satu ini, Persija kalah start dari kontestan Liga Super lainnya. Pasalnya, sejumlah klub telah menggelar launching. ”Kami tak ingin masalah itu mengganggu persiapan tim,” lanjutnya. Di luar itu, Ferry membeberkan bahwa Persija sudah siap menghadapi Liga Super. Dia pun tidak mempermasalahkan keberadaan 23 pemain yang kini memperkuat tim yang berdiri sejak 1928 tersebut.
Ferry berasumsi, 23 pemain sudah lebih cukup ketimbang jumlah pilar Persija musim lalu yang totalnya 25 nama. ”Menurut pelatih, jumlah itu sudah memadai untuk menjalani kompetisi berat ini. Jadwal tim nasional yang tidak bentrok menjadi keyakinan kami bahwa jumlah itu cukup,” cetus Ferry. Meski demikian, Ferry mengaku pihaknya ada keinginan menambah jumlah kuota di putaran kedua nanti.
Sayang, dia belum berani berkomentar lini mana yang akan ditambal. Menurutnya, sejauh ini komposisi Persija cukup baik. Lini depan telah ditempati Bepe dan Aliyudin ditambah Greg Nwokolo atau Melky Pekey yang siap ditempatkan sebagai ujung tombak. Persija juga telah mengantongi nama seperti Ade Suhendra, Agus Indra, hingga Robertino Pugliara di lini tengah. Sementara Njanka Pierre, Leonard Tupamahu, hingga defendertangguh Abanda Herman menjadi benteng pertahanan Persija. [sindo]
Sabtu, 05 Juli 2008
Pemain Persipura mundur
Pemain Persipura Jayapura menarik diri dari pertandingan ekshibisi pada peluncuran Liga Super 2008/2009, Minggu (6/7).
Alasannya, Mutiara Hitam terbentur pendeknya waktu recovery. Mutiara Hitam mengaku membutuhkan waktu istirahat lebih banyak sebelum melawan tuan rumah Sriwijaya FC (SFC), Sabtu (12/7). Pertandingan itu adalah laga pembuka Liga Super 2008/ 2009. Imbasnya Ricardo Salampessy dan duo asing Victor Igbonefo serta Alberto Goncalves urung merumput pada duel ekshibisi tersebut.
Pelatih Persipura Raja Issa mengungkapkan,tenaga mereka sangat dibutuhkan saat menghadapi SFC. ’’Kondisinya kurang menguntungkan bagi pemain.Mereka baru menjalani uji coba dengan empat tim dari Jawa Timur (Jatim) dan PSM Makassar. Kami harus berangkat ke Palembang pada Rabu (9/7), sedangkan perjalanan membutuhkan waktu tujuh jam.
Kalau besok mereka main,artinya harusbolak-balik.Kapanmereka mau beristirahat? Dengan berat hati,mereka mundur dari pertandingan itu,” ujar Issa kepada SINDO kemarin. Mundurnya tiga amunisi Mutiara Hitam ditanggapi dingin oleh Badan Liga Indonesia (BLI). Direktur Kompetisi BLI Joko Driyono mengatakan, tiga pemain itu sebenarnya tidak mundur.Namun,pelatih masing-masing tim sudah menemukan komposisi ideal.
’’Mereka tidak mundur. Kondisi mereka kurang fit sehingga pelatih tidak mau berisiko. Posisi mereka baru dinominasikan. Pelatih juga sudah menemukan komposisi tim ideal.Ya sudah, tidak apa-apa,”tandas Joko. Sementara itu,Liga Super 2008/2009 Expo selama tiga hari sejak kemarin sudah digelar di jogging track Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.Acara ini diikuti seluruh tim peserta dengan membuka stand. Namun, dari 18 tim peserta Liga Super hanya delapan tim yang ambil bagian.
Sisanya, mereka membiarkan stan tersebut mangkrak, termasuk peraih double winner musim lalu SFC.Waseketum Yayasan SFC Faisal Mursyid mengaku memiliki alasan tertentu dengan tidak ambil bagian pada acara tersebut. ’’SFC tidak ikut Expo tersebut, tapi kami mengirimkan pemain dan pelatih untuk pertandingan ekshibisi besok.Kami mengalami kesibukan luar biasa lantaran harus menyiapkan pertandingan pembuka Liga Super.
Sebenarnya ini amat disayangkan, tapi kami tidak memiliki pilihan lain,”ujarnya. PSMS yang terus dililit problem internal justru terlihat antusias. Klub berjuluk Ayam Kinantanitu memanfaatkan betul momen tersebut untuk berpromosi [sindo]
Alasannya, Mutiara Hitam terbentur pendeknya waktu recovery. Mutiara Hitam mengaku membutuhkan waktu istirahat lebih banyak sebelum melawan tuan rumah Sriwijaya FC (SFC), Sabtu (12/7). Pertandingan itu adalah laga pembuka Liga Super 2008/ 2009. Imbasnya Ricardo Salampessy dan duo asing Victor Igbonefo serta Alberto Goncalves urung merumput pada duel ekshibisi tersebut.
Pelatih Persipura Raja Issa mengungkapkan,tenaga mereka sangat dibutuhkan saat menghadapi SFC. ’’Kondisinya kurang menguntungkan bagi pemain.Mereka baru menjalani uji coba dengan empat tim dari Jawa Timur (Jatim) dan PSM Makassar. Kami harus berangkat ke Palembang pada Rabu (9/7), sedangkan perjalanan membutuhkan waktu tujuh jam.
Kalau besok mereka main,artinya harusbolak-balik.Kapanmereka mau beristirahat? Dengan berat hati,mereka mundur dari pertandingan itu,” ujar Issa kepada SINDO kemarin. Mundurnya tiga amunisi Mutiara Hitam ditanggapi dingin oleh Badan Liga Indonesia (BLI). Direktur Kompetisi BLI Joko Driyono mengatakan, tiga pemain itu sebenarnya tidak mundur.Namun,pelatih masing-masing tim sudah menemukan komposisi ideal.
’’Mereka tidak mundur. Kondisi mereka kurang fit sehingga pelatih tidak mau berisiko. Posisi mereka baru dinominasikan. Pelatih juga sudah menemukan komposisi tim ideal.Ya sudah, tidak apa-apa,”tandas Joko. Sementara itu,Liga Super 2008/2009 Expo selama tiga hari sejak kemarin sudah digelar di jogging track Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.Acara ini diikuti seluruh tim peserta dengan membuka stand. Namun, dari 18 tim peserta Liga Super hanya delapan tim yang ambil bagian.
Sisanya, mereka membiarkan stan tersebut mangkrak, termasuk peraih double winner musim lalu SFC.Waseketum Yayasan SFC Faisal Mursyid mengaku memiliki alasan tertentu dengan tidak ambil bagian pada acara tersebut. ’’SFC tidak ikut Expo tersebut, tapi kami mengirimkan pemain dan pelatih untuk pertandingan ekshibisi besok.Kami mengalami kesibukan luar biasa lantaran harus menyiapkan pertandingan pembuka Liga Super.
Sebenarnya ini amat disayangkan, tapi kami tidak memiliki pilihan lain,”ujarnya. PSMS yang terus dililit problem internal justru terlihat antusias. Klub berjuluk Ayam Kinantanitu memanfaatkan betul momen tersebut untuk berpromosi [sindo]
Belakang Persib Bermasalah
Nova Arianto, Nyeck Nyobe, dan Maman Abdurachman adalah jajaran bintang untuk pilar belakang di Indonesia.Tapi, bermodal bek tangguh ternyata tidak sepenuhnya menjamin kekuatan lini belakang Persib Bandung.
Buktinya, koordinasi sektor pertahanan Maung Bandung dinilai masih jadi salah satu yang terlemah. Pelatih Jaya Hartono masih menyoroti kekuatan di sektor ini menjelang laga perdana kontra Persela Lamongan pada Liga Super 2008/2009 di Stadion Siliwangi pekan depan. Jaya menilai Nyeck, bek asal Kamerun yang musim lalu mencuat namanya, belum menunjukkan performa seperti yang diharapkan.
Menurut sang arsitek,ketika kalah dari Persikabo Kabupaten Bogor dalam laga persahabatan, Rabu (2/7) malam, bek berusia 25 tahun itu tampil begitu keropos. ”Saya tak tahu pasti Nyeck memiliki persoalan apa sehingga dia beberapa kali mampu dilewati lawan.Tentu ini pekerjaan buat saya sebagai pelatih. Saya akan coba berkomunikasi dengan dia agar saat kompetisi berjalan kesalahan-kesalahan mendasar tidak terjadi,”ujar Jaya.
Meski begitu,Jaya enggan disebut menyalahkan pemain atas keraguan yang kini mulai diarahkan kepada skuad Maung Bandung.”Saya tak mau menyalahkan pemain. Semua ini pekerjaan yang harus dikerjakan bersamasama. Jika ada kelemahan, harus diselesaikan bersamasama,” lanjutnya.
Pelatih berusia 42 tahun ini tampaknya cukup optimistis Persib akan melakukan start positif.Apalagi,ketika menjamu Persela,kemungkinan besar Maung Bandung sudah bisa memakai tenaga striker asal Zambia Philimon Chipeta yang kabarnya sudahsetujugabung. [sindo]
Buktinya, koordinasi sektor pertahanan Maung Bandung dinilai masih jadi salah satu yang terlemah. Pelatih Jaya Hartono masih menyoroti kekuatan di sektor ini menjelang laga perdana kontra Persela Lamongan pada Liga Super 2008/2009 di Stadion Siliwangi pekan depan. Jaya menilai Nyeck, bek asal Kamerun yang musim lalu mencuat namanya, belum menunjukkan performa seperti yang diharapkan.
Menurut sang arsitek,ketika kalah dari Persikabo Kabupaten Bogor dalam laga persahabatan, Rabu (2/7) malam, bek berusia 25 tahun itu tampil begitu keropos. ”Saya tak tahu pasti Nyeck memiliki persoalan apa sehingga dia beberapa kali mampu dilewati lawan.Tentu ini pekerjaan buat saya sebagai pelatih. Saya akan coba berkomunikasi dengan dia agar saat kompetisi berjalan kesalahan-kesalahan mendasar tidak terjadi,”ujar Jaya.
Meski begitu,Jaya enggan disebut menyalahkan pemain atas keraguan yang kini mulai diarahkan kepada skuad Maung Bandung.”Saya tak mau menyalahkan pemain. Semua ini pekerjaan yang harus dikerjakan bersamasama. Jika ada kelemahan, harus diselesaikan bersamasama,” lanjutnya.
Pelatih berusia 42 tahun ini tampaknya cukup optimistis Persib akan melakukan start positif.Apalagi,ketika menjamu Persela,kemungkinan besar Maung Bandung sudah bisa memakai tenaga striker asal Zambia Philimon Chipeta yang kabarnya sudahsetujugabung. [sindo]
Perth Glory Hempaskan Deltras
Kesebelasan asal Australia, Perth Glory FC, mengalahkan Deltras Sidoarjo dengan skor tipis 1-0, pada laga persahabatan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jumat (4/7) malam. Magdic Josip jadi penentu kesuksesan Perth Glory karena dialah yang membobol gawang tuan rumah.
Laga antara kedua kesebelasan tersebut berjalan relatif menjemukan yang antara lain mempertontonkan kurang padunya kerjasama dari masing-masing tim. Namun Perth Glory berhasil memanfaatkan sebuah peluang emas yang mereka peroleh pada menit ke-25 lewat gol Josip.
Pada babak kedua, Deltras yang kehilangan sebagian besar pemain pilar usai kompetisi liga Indonesia musim lalu itu berusaha membalas. Namun, mereka gagal memaksimalkan peluangnya karena tak bisa mengimbangi postur tubuh lawan, sehingga skor 1-0 bertahan sampai pertandingan usai.
Asisten Pelatih Deltras, Mochammad Socheh, usai laga tersebut menyebutkan kelemahan pemain-pemain Deltras terletak pada kurangnya penguasaan bola-bola atas. "Selain itu, beberapa pemain kita juga belum bergabung. Kekuatan Deltras masih banyak yang belum kelihatan," ujar Socheh. [kc]
Laga antara kedua kesebelasan tersebut berjalan relatif menjemukan yang antara lain mempertontonkan kurang padunya kerjasama dari masing-masing tim. Namun Perth Glory berhasil memanfaatkan sebuah peluang emas yang mereka peroleh pada menit ke-25 lewat gol Josip.
Pada babak kedua, Deltras yang kehilangan sebagian besar pemain pilar usai kompetisi liga Indonesia musim lalu itu berusaha membalas. Namun, mereka gagal memaksimalkan peluangnya karena tak bisa mengimbangi postur tubuh lawan, sehingga skor 1-0 bertahan sampai pertandingan usai.
Asisten Pelatih Deltras, Mochammad Socheh, usai laga tersebut menyebutkan kelemahan pemain-pemain Deltras terletak pada kurangnya penguasaan bola-bola atas. "Selain itu, beberapa pemain kita juga belum bergabung. Kekuatan Deltras masih banyak yang belum kelihatan," ujar Socheh. [kc]
Jumat, 04 Juli 2008
Djarum Perbolehkan Produk kompetitor jadi sponsor
Djarum membuka kesempatan bagi produk kompetitornya untuk menjadi sponsor tim Superliga musim ini.
Direktur PT Zentha Hitawasana, Yunanto Ali, selaku perwakilan PT Djarum Indonesia menyatakan, pihaknya tidak keberatan sekiranya Persik Kediri menggandeng salah satu produk kompetitor mereka, Gudang Garam, untuk menjadi sponsor tim tersebut.
Hal yang sama, dikatakan Yunanto, berlaku bagi Arema Malang dengan Bentoel. Hanya saja, ia mengaku tetap membatasi gerak para kompetitor Djarum tersebut dalam usahanya menjadi sponsor di Superliga.
Yakni, dengan tidak menempatkan logo atau apa pun bentuknya di dalam kostum tim peserta, maupun di areal lapangan pertandingan. Sebab, hal itu lanjutnya, tidak sesuai dengan etika bisnis.
"Yang kami bolehkan adalah pencantuman nama produk kompetitor menjadi nama klub. Ini tentu tidak bisa kami cegat, sebab penentuan nama itu melalui legalitas yang berwenang," beber Yunanto dalam sesi tanya jawab pada acara workshop wartawan di Hotel The Sultan, Jakarta, kamis (3/7) siang.
Pernyataan Yunanto ini membuka peluang bagi Persik Kediri untuk menggaet salah satu produsen rokok terbesar di tanah air, Gudang Garam. Seperti diketahui, tim berjuluk Macan Putih itu masih terus menjajaki kemungkinan kerjasama dengan perusahaan tersebut. Salah satunya, dengan rencana berubah nama menjadi Gudang Garam Persik Kediri.
[goal]
Direktur PT Zentha Hitawasana, Yunanto Ali, selaku perwakilan PT Djarum Indonesia menyatakan, pihaknya tidak keberatan sekiranya Persik Kediri menggandeng salah satu produk kompetitor mereka, Gudang Garam, untuk menjadi sponsor tim tersebut.
Hal yang sama, dikatakan Yunanto, berlaku bagi Arema Malang dengan Bentoel. Hanya saja, ia mengaku tetap membatasi gerak para kompetitor Djarum tersebut dalam usahanya menjadi sponsor di Superliga.
Yakni, dengan tidak menempatkan logo atau apa pun bentuknya di dalam kostum tim peserta, maupun di areal lapangan pertandingan. Sebab, hal itu lanjutnya, tidak sesuai dengan etika bisnis.
"Yang kami bolehkan adalah pencantuman nama produk kompetitor menjadi nama klub. Ini tentu tidak bisa kami cegat, sebab penentuan nama itu melalui legalitas yang berwenang," beber Yunanto dalam sesi tanya jawab pada acara workshop wartawan di Hotel The Sultan, Jakarta, kamis (3/7) siang.
Pernyataan Yunanto ini membuka peluang bagi Persik Kediri untuk menggaet salah satu produsen rokok terbesar di tanah air, Gudang Garam. Seperti diketahui, tim berjuluk Macan Putih itu masih terus menjajaki kemungkinan kerjasama dengan perusahaan tersebut. Salah satunya, dengan rencana berubah nama menjadi Gudang Garam Persik Kediri.
[goal]
Bli dan Sponsor belum teken kontrak
Liga Super 2008/2009 tetap menjadi magnet. Buktinya, sponsor utama mengisyaratkan bakal memperpanjang kontraknya yang berakhir musim ini.
Namun, mereka enggan bila harus menopang seluruh dana yang diperlukan. Penegasan itu dilontarkan Perwakilan PT Djarum Yunanto Ali. Yunanto menyatakan ketertarikannya untuk menjadi sponsor utama Liga Super musim berikutnya.
Sebab, penggemar sepak bola paling banyak di antara olahraga lainnya. ”Ini musim terakhir kami bersedia memperpanjang kontrak. Kami ditawari opsi dengan waktu empat tahun. Harga tinggi tidak masalah asalkan BLI bisa menjalankan profesionalisme sepak bola.
Kalaupun tidak sanggup, ya disangga bersama-sama,” kata Yunanto. Pada Liga Super 2008/2009, PT Djarum harus merogoh kocek Rp35 miliar. Jumlah itu sudah disepakati kedua belah pihak. Namun, belum dituangkan dalam perjanjian hitam di atas putih.
”Belum tahu kapan akan sign kontrak. Kalau bisa, sebelum launching. Yang terpenting, BLI jangan tertekan oleh sponsor. Wongpasar sepak bola sangat besar. Sebenarnya, banyak perusahaan besar yang mau, tapi mereka takut dengan internal PSSI,” lanjutnya.
Sementara itu, Direktur Kompetisi BLI Joko Driyono mengungkapkan, semua memiliki kepentingan. Munculnya kesan bisnis dalam penyebutan kompetisi sebagai efek bawaan. [sindo]
Namun, mereka enggan bila harus menopang seluruh dana yang diperlukan. Penegasan itu dilontarkan Perwakilan PT Djarum Yunanto Ali. Yunanto menyatakan ketertarikannya untuk menjadi sponsor utama Liga Super musim berikutnya.
Sebab, penggemar sepak bola paling banyak di antara olahraga lainnya. ”Ini musim terakhir kami bersedia memperpanjang kontrak. Kami ditawari opsi dengan waktu empat tahun. Harga tinggi tidak masalah asalkan BLI bisa menjalankan profesionalisme sepak bola.
Kalaupun tidak sanggup, ya disangga bersama-sama,” kata Yunanto. Pada Liga Super 2008/2009, PT Djarum harus merogoh kocek Rp35 miliar. Jumlah itu sudah disepakati kedua belah pihak. Namun, belum dituangkan dalam perjanjian hitam di atas putih.
”Belum tahu kapan akan sign kontrak. Kalau bisa, sebelum launching. Yang terpenting, BLI jangan tertekan oleh sponsor. Wongpasar sepak bola sangat besar. Sebenarnya, banyak perusahaan besar yang mau, tapi mereka takut dengan internal PSSI,” lanjutnya.
Sementara itu, Direktur Kompetisi BLI Joko Driyono mengungkapkan, semua memiliki kepentingan. Munculnya kesan bisnis dalam penyebutan kompetisi sebagai efek bawaan. [sindo]
Persib bakal main di jalak harupat
Persib Bandung kemungkinan besar bakal memainkan beberapa pertandingan Liga Super di Stadion Jalak Harupat. Sedikitnya ada tiga pertandingan Persib yang kemungkinan tidak digelar di Stadion Siliwangi yang sebelum telah ditentukan jadi home base tim Maung Bandung.
Sekretaris Eksekutif Persib Edi Djukardi mengatakan, jadwal pertandingan Persib yang berbarengan dengan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Bandung, menjadi alasan utama kenapa Persib diagendakan akan tampil di Jalak Harupat.
"Karena tidak mungkin menggelar pertandingan berbarengan dengan acara Pilkada, salah satu alasannya adalah masalah keamanan," tutur Edi di mes Persib, Kamis (3/7).
Edi menjelaskan, tiga pertandingan kandang yang mungkin dimainkan Persib di Jalak Harupat, adalah pertandingan melawan Persik, Persib melawan Arema Malang, dan Persib vs Persitara Jakarta Utara.
"Tiga pertandingan ini berbarengan dengan pelaksanaan Pilkada. Memang jadwalnya tidak tepat dengan jadwal Pilkada. Namun untuk sebuah pertandingan, tim kan juga harus melakukan uji lapangan dan berbagai persiapan lainnya. Jadi kemungkinan besar, tiga pertandingan kandang tersebut akan dimainkan di Jalak Harupat," kata Edi.
Menurut Edi, Persib bahkan sudah melakukan langkah-langkah antisipatif berkaitan dengan kemungkinan menggelar pertandingan di Jalak Harupat. "Salah satunya, kami misalnya sudah mengajukan surat kepada Badan Liga Indonesia untuk bisa memakai Stadion Jalak Harupat selam Pilkada digelar," tambah Edi.
Ketiga pertandingan penting yang kemungkinan dimainkan di stadion milik pemerintah Kabupaten Bandung tersebut, dijadwalkan digelar tanggal 5 Agustus (Persib vs Persik), 11 Agustus (Persib vs Arema), dan tanggal 16 Agustus (Persib vs Persitara). [TJ]
Sekretaris Eksekutif Persib Edi Djukardi mengatakan, jadwal pertandingan Persib yang berbarengan dengan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Bandung, menjadi alasan utama kenapa Persib diagendakan akan tampil di Jalak Harupat.
"Karena tidak mungkin menggelar pertandingan berbarengan dengan acara Pilkada, salah satu alasannya adalah masalah keamanan," tutur Edi di mes Persib, Kamis (3/7).
Edi menjelaskan, tiga pertandingan kandang yang mungkin dimainkan Persib di Jalak Harupat, adalah pertandingan melawan Persik, Persib melawan Arema Malang, dan Persib vs Persitara Jakarta Utara.
"Tiga pertandingan ini berbarengan dengan pelaksanaan Pilkada. Memang jadwalnya tidak tepat dengan jadwal Pilkada. Namun untuk sebuah pertandingan, tim kan juga harus melakukan uji lapangan dan berbagai persiapan lainnya. Jadi kemungkinan besar, tiga pertandingan kandang tersebut akan dimainkan di Jalak Harupat," kata Edi.
Menurut Edi, Persib bahkan sudah melakukan langkah-langkah antisipatif berkaitan dengan kemungkinan menggelar pertandingan di Jalak Harupat. "Salah satunya, kami misalnya sudah mengajukan surat kepada Badan Liga Indonesia untuk bisa memakai Stadion Jalak Harupat selam Pilkada digelar," tambah Edi.
Ketiga pertandingan penting yang kemungkinan dimainkan di stadion milik pemerintah Kabupaten Bandung tersebut, dijadwalkan digelar tanggal 5 Agustus (Persib vs Persik), 11 Agustus (Persib vs Arema), dan tanggal 16 Agustus (Persib vs Persitara). [TJ]
Langganan:
Postingan (Atom)